Sandi mengakui kinerja PPSU dalam mengatasi sampah di kawasan muara anggke sangat berat. Untuk itu, pihaknya berinisiatif menambahkan alat berat eskavator untuk membantu kerja petugas.
"Ya kami sangat menghormati dan menghargai hasil kerja teman-teman PPSU. Kami menargetkan akan mengirimkan lebih banyak lagi alat berat ke lokasi tersebut," ujar Sandi di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa malam (20/3).
Sebelumnya, pihak PPSU Pluit mengeluhkan mengenai ketersediaan alat berat. Sampai saat ini cuma satu eskavator untuk mengurai sampah di kawasan Muara Angke.
Hal ini tidak sesuai dengan janji pemprov yang akan mengirimkan beberapa alat berat untuk mempercepat proses penguraian sampah.
"Pokoknya kita targetkan sepekan ini, jika sampah disana 100 ton, per hari bisa 20 ton, jadi bisa selesai akhir pekan nanti kita mobilisasi unit lebih banyak dalam 2 hingga 3 hari biar cepat selesai," tegas Sandi.
[nes]