Pasar Semarangan Ikon Baru Wisata Jateng

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 19 Maret 2018, 03:58 WIB
Pasar Semarangan Ikon Baru Wisata Jateng
Foto/Net
rmol news logo Pasar Semarangan, Semarang, Jawa Tengah bakal menjadi pasar digital pertama di Indonesia. Selain penyebaran promosi via digital, cara transaksi pun dengan non tunai.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menjelaskan selain menjadi pasar digital pertama, pasar Semaranhan juga didaulat menjadi percontohan pasar digital yang ada di Indonesia.

"Pasar Semarangan akan menjadi ikon baru wisata Kota Semarang," ujarnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatebg, Minggu (18/3).

Lebih lanjut Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti menjelaskan alasan Pasar Semarangan bisa menjadi ikon baru wisata Semarang lantaran disana akan dikenalkan potensi khas Semarangan. Mulai dari kuliner nasi kethek, nasi lunyu, nasi jantung, mangut, geprek, patpong, dan lannya.

Menurutnya potensi alam dengan sentuhan artistik dekorasi unik menjadi area kekinian menjadi ciri khas ikon wisata baru di Semarang itu.

"Didukung pula dengan promosi via media sosial," imbuhnya.

Ita menambahkan pasar Semarangan nantinya akan terintegrasi dengan Kota Lama yakni Festival Oudestat, dan Pasar Bulu lantai tiga yang dipakai sebagai pasar moderen.

"Jadi ada tiga nuansa pasar digital, ada nuansa alam di Pasar Semarangan, pasar heritage di Oudestat Kota Lama, dan pasar urban market di Pasar Bulu," ujarnya.

Panitia Pasar Semarangan Mei Kristanti mengatakan, konsep yang diunggulkan yakni melibatkan semua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se Kota Semarang. Berupaya menghidupkan kembali kejayaan hutan wisata Tinjomoyo yang mati suri.

"Mereka mengenalkan potensi asli daerahnya dari kuliner, dolanan anak, sampai produk kerajinan," katanya.

Pihaknya bersama komunitas Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Jateng, berupaya menciptakan pasar-pasar digital baru sesuai program dari Kementerian Pariwisata di 2018 ini. Guna menciptakan destinasi yang kekinian dan mudah dijangkau informasinya dari aspek digital.

"Akan ada 100 pasar digital di Indonesia sesuai program Kemenpar, salah satunya ada Pasar Semarangan dan Pasar Karetan yang sudah ada. Semua promosi kita manfaatkan media sosial dan menggunakan transaksi cashless, terutama di Pasar Semarangan," katanya.

Pasar Semarangan rencananya akan di Grand Launching pada 7 April. Buka setiap Sabtu dari pukul 15.00-21.00 WIB, dengan target transaksi Rp.50 juta perevent atau setara 2 miliyar per tahunnya. [nes]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA