Tolak Bantuan, AB2TI Disebut Tidak Paham Standar Varietas Padi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 26 Februari 2018, 23:35 WIB
Tolak Bantuan, AB2TI Disebut Tidak Paham Standar Varietas Padi
Net
rmol news logo Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) yang diketuai Prof. Andreas Santosa konsisten menolak bantuan benih padi yang diberikan pemerintah pusat. Sebelumnya, anggota AB2TI Setiarma mengungkapkan, pengadaan benih oleh pemerintah justru merugikan petani.

Menanggapi pernyataan itu, Kabid Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Dr. Suprihanto menjelaskan bahwa kritisi tersebut mencerminkan pemahaman AB2TI terhadap proses perbenihan dan perakitan varietas unggul baru padi sangat rendah. Ketidakpahaman AB2TI juga tercermin dalam pelaksanaan kerja sama pelepasan varietas padi antara BB Padi dengan AB2TI yang dimulai pada 2017.

Kerjasama yang akhirnya dihentikan tersebut bertujuan hanya untuk melepas varietas padi milik AB2TI yang bersifat spesifik lokasi, dan menurut AB2TI berdaya hasil tinggi dan layak diusulkan untuk dilepas menjadi varietas unggul nasional. Kegiatan itu direncanakan berlangsung selama tiga tahun, mulai 2017 sampai 2019. Hasil evaluasi akhir 2017 menunjukkan AB2TI tidak paham prosedur dan kaidah standar pelepasan varietas.

"AB2TI paham tidak pelepasan varietas ya," kata Suprihanto kepada wartawan, Senin (26/2).

Dalam pelaksanaan, ditemukan beberapa hal yang menyalahi prosedur baku yaitu diabaikannya beberapa tahap pelepasan varietas sehingga dapat berdampak pada kualitas hasil. Tim monitoring dan evaluasi mempertanyakan keputusan AB2TI yang tidak mematuhi prosedur baku namun tidak mendapatkan penjelasan yang utuh.

"Mempertimbangkan progres dan hasil kegiatan pada tahun 2017, keputusan akhir tim monev merekomendasikan dihentikannya kegiatan kerja sama," jelas Suprihanto.

Perlu diingat, katanya, dalam sistem sertifikasi benih padi, benih dibagi dalam beberapa kelas yaitu Breeder Seed, Foundation Seed, Stock Seed, dan Extention Seed.

"Semua kelas benih dibuat untuk menjaga kemurnian genetik varietas, fisik, dan fisiologis benih," ujar Suprihanto.

Mengenai benih bantuan pemerintah melalui Kementan, Suprihanto menyampaikan bahwa benih yang dibagikan telah diuji kemurnian genetik, fisik, dan fisiologisnya oleh institusi khusus yang berwenang menguji mutu benih, yaitu Balai Pengujian dan Sertifikasi Benih (BPSB). Semua benih bantuan pemerintah sudah melalui proses pengujian dan sertifikasi.

"Jadi sangat tidak benar kalau AB2TI mengatakan benih bantuan pemerintah adalah benih konsumsi. Dalam istilah perbenihan tidak ada namanya benih konsumsi yang ada biji konsumsi," papar Suprihanto.

Dalam hal bantuan benih padi pemerintah bahwa 90 persen varietas yang ditanam petani seluruh Indonesia berasal dari yang dihasilkan oleh Kementan. Benih padi bantuan pemerintah punya keunggulan kemurnian genetik yang baik.

"Varietas padinya jelas dari varietas padi dari tahapan pemuliaan yang benar, bukan hanya mengklaim varietas padahal tahapan pemuliaannya tidak jelas dan tidak valid. Benih bantuan pemerintah punya keaslian dan kemurnian genetik yang tinggi, mutu fisik yang baik, tidak ada campuran varietas lain, dan punya mutu fisiologis yang tinggi, daya berkecambah di atas 80 persen," jelas Suprihanto.

Dia menambahkan, hingga saat ini tidak ada satu pun bantuan benih padi dari Kementan yang tidak melalui proses sertifikasi sehingga benih bermutu pemerintah sangat berperan besar dalam menyejahterakan petani dan menjaga produksi padi nasional.

"BB Padi dan Badan Litbang Pertanian menyayangkan pernyataan sikap AB2TI yang tidak peka terhadap kebutuhan petani terhadap benih bantuan dari pemerintah. Di lain pihak profesionalisme dan kapasitas AB2TI dalam melaksanakan kegiatan perbenihan dan pelepasan varietas sangat meragukan. Kritisi seyogyanya digunakan untuk memperbaiki sistem tetapi jika kritisi itu berasal dari pihak yang tidak profesional dan tidak memahami konsep maka apakah benar itu disebut kritisi," demikian Suprihanto. [wah] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA