Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI, Alia Noor Laksono mengaku sudah melihat langsung kondisi wilayah yang terkena dampak banjir, khususnya di daerah RT 05, RT 06 dan RW 08 Kampung Melayu, Jakarta.
"Warga masih terus melakukan pembersihan rumah mereka yang terkena musibah banjir," kata Alia saat menggelar aksi sosial tanggap pasca bencana dengan fogging di Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (23/2).
Alia, yang merupakan warga dari Kecamatan Jatinegara mengatakan, fogging dilakukan untuk mencegah terjangkitnya para warga terkena wabah demam berdarah. Kegiatan sosial ini, kata Alia akan terus dilakukan disejumlah titik lainnya, agar para warga memahami betul bahwa dampak buruk dapat terjadi pasca bencana tersebut.
"Saya takut anak–anak kecil, ibu-ibu dan para warga yang tinggal disana, setelah banjir malah kena nyamuk demam berdarah," ujar Alia.
Demam berdarah merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan penularan virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti yang umumnya menyerang pada musim panas dan musim penghujan. Virus ini menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan pendarahan hingga kematian.
Aliya menjelaskan, untuk mencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti pasca banjir di Kelurahan Kampung Melayu maka diperlukan tindakan nyata yaitu fogging
atau penyemprotan selokan dan saluran air di sekitaran pemukiman warga korban banjir.
"Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini, tingkat penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dapat dikurangi secara signifikan. Dan masyarakat yang tinggal didaerah Kampung Melayu bebas dari penyakit demam berdarah," demikian Alia.
[san]
BERITA TERKAIT: