"Wong kualitas air bersih yang di-supply ke masyarakat masih buruk kok alias tidak sehat untuk dikomsumsi malah pajaknya dinaikkan. Tolong jangan buat kebijakan yang aneh-aneh dan tidak pro masyarakat kecil Jakarta," kritik Wakil Ketua Umum Partai Gerindra saat berbincang engan
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/2).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan kenaikan pajak air di wilayah ibukota bisa mencapai 1. 000 persen.
Dengan kondisi ekonomi seperti sekarang, menurut Arief, kebijakan itu justru akan memberatkan masyarakat kecil. Dan pastinya berimbas ke harga makanan yang akan dikonsumsi warga.
"Pajak air naik, harga TDL PLN naik, beras mahal sembako lainnya menyukai, nanti gimana tukang tukang becak yang mau diimpor dari kampung bisa hidup di Jakarta. Terus kalau pajak air aja naik akan berimbas pada harga-harga makanan dan minuman akhirnya pendapatan masyarakat Jakarta makin menurun. terus gimana bayar iuran rumah DP nol persen nantinya," pungkasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: