Menurutnya, angka produksi padi nasional pada 2017 mencapai 81.382.451 ton, meningkat 2,56 persen dibandingkan produksi 2016 yang hanya menyentuh 79.354.767 ton.
"Hal ini tentu sangat menggembirakan kita semua," ujarnya kepada redaksi, Selasa (30/1).
Politisi Partai Golkar itu menjelaskan, Indonesia sebagai negara agraris memiliki lahan pertanian sangat luas sekaligus produksi padi yang sangat besar. Hanya saja saat ini sedang terjadi kesenjangan antara kebutuhan beras dalam negeri dengan stok yang dihasilkan petani.
"Oleh karena itu beberapa waktu yang lalu kita harus melakukan impor beras dari negara tetangga guna memenuhi kebutuhan tersebut," tutur Bambang.
Dia menambahkan bahwa tidak ingin persoalan impor beras terus berlanjut. Karena itu, Bambang mengingatkan visi Presiden Joko Widodo dalam bidang pangan dan pertanian yang tertuang dalam Nawacita.
"Nawacita Presiden Joko Widodo di bidang pertanian yang salah satunya adalah terciptanya swasembada pangan untuk lima komoditas dalam jangka waktu lima tahun," jelas Bambang.
Dia pun mengaku optimistis bahwa pertanian di Indonesia akan semakin maju, sehingga para petaninya kian sejahtera.
"Para petani adalah pejuang dan pahlawan. Bayangkan kalau petani mogok tidak menanam padi, Jakarta akan kacau balau," demikian Bambang.
[wah]
BERITA TERKAIT: