"Sudah menjadi tradisi saat tahun baru masyarakat Pangkalpinang bakar ayam dan ikan untuk merayakannya sehingga penjualan meningkat tajam hingga tiga kali lipat," jelas Umar, salah seorang pedagang daging ayam di Pangkalpinang, Minggu (31/12).
Dia menyebutkan, tepat hari perayaan tahun baru penjualan meningkat dari 100 kilogram daripada hari biasa menjadi 300 kilogram.
"Antusias masyarakat untuk merayakan Tahun Baru dengan bakar ayam cukup tinggi terutama di kalangan muda-mudi," kata Umar.
Meningkatnya penjualan daging ayam terjadi setiap tahun, namun untuk Tahun Baru 2018 ini lebih tinggi lagi.
"Kebutuhan daging ayam menjelang Tahun Baru ini sama seperti saat Lebaran," ujar Umar.
Stok daging ayam di Pangkalpinang aman dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memeriahkan tahun baru. Begitu juga dengan pedagang ayam lainnya, Ucok yang juga mengalami keuntungan besar karena ramainya pembeli.
"Meskipun harga daging ayam naik Rp 5 ribu per kilogram namun tidak berpengaruh terhadap sepinya pembeli bahkan menjadi ramai," jelas Umar.
Omset yang didapatkannya saat tahun baru mencapai Rp 7 juta atau jauh lebih besar dibandingkan hari biasanya yang hanya Rp 2,5 juta.
"Meningkatnya pembeli sudah sejak Natal, namun pada saat tahun baru kenaikannya signifikan," imbuh Umar, seperti diberitakan
Antara. [wah]
BERITA TERKAIT: