Bersama Elemen Batak, Sukur Satukan Sumut Lewat Lagu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 19 November 2017, 11:18 WIB
Bersama Elemen Batak, Sukur Satukan Sumut Lewat Lagu
Panda Nababan, Maruarar Sirait, dan Sukur Nababan/Dok
rmol news logo Sebanyak 10 lagu batak menghibur ratusan tamu dan elemen batak di acara ‘Grand Final Lomba Lagu Cipta Batak Nasional’ di Ballroom Hotel The Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, pada Jumat (17/11) lalu.

Turut hadir jajaran pemimpin HKBP, tokoh batak, tokoh gereja, akademisi batak, Putra Nababan, anggota DPR Maruarar Sirait, Effendi Simbolon, politisi senior PDIP Sabam Sirait, Ketua DPR Riau, Kordias Pasaribu, kalangan perwira tinggi militer dan mantan perwira tinggi TNI/Polri, dan Bupati Taput Nikson Nababan, dan Bupati Humbang Dosmar Banjarnahor.

Kepada wartawan, Ketua Badan Penyelenggara Pendidikan Huria Kristen Batak Protestan (BPP HKBP), Sukur H Nababan menegaskan bahwa tidak ada kepentingan politik dalam kegiatan ini. Semuanya berangkat dari kesadaran bahwa membangun Indonesia tidak bisa dengan sekedar pembangunan ekonomi apalagi liberalisme.

"Saya tidak ada keinginan untuk menjadi gubernur atau apapun. Saya ingin ingatkan bahwa membangun bangsa ini harus dimulai dengan kegiatan budaya dan seni," kata Sukur yang juga anggota DPR.

Motivator muda ini berharap, budaya batak yang penuh keluhuran bisa terus terjaga. Lomba lagu batak ini juga untuk mencari potensi orang-orang batak yang masih terpendam, sekaligus menemukan pencipta lagu batak lainnya. Selain itu dalam rangka memperingati tahun pendidikan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), serta menjadi ajang satu kekuatan masyarakat Sumatera Utara.

Pelaksanaan lomba lagu batak ini, jelas Sukur, sudah berjalan sejak Agustus lalu.

"Lagu Batak merupakan bagian penting bagi hidup orang batak, dan warga gereja HKBP pada umumnya," ujar anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Diharapkan juga kegiatan ini menjadi pemantik reformasi pendidikan di sekolah-sekolah HKBP yang ditangani oleh BPP HKBP, dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), sampai Sekolah Menengah Atas (SMA).

Lomba lagu batak ini sudah masuk ke semifinal untuk menyeleksi 10 lagu terbaik dari 350 lagu yang masuk.

"Kami memberi apresiasi kepada 21 pencipta lagu batak yang telah berhasil mengubah karakter orang batak," imbuh Sukur.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA