Sebut saja mantan Kapolda Sumut Wisjnu Amat Sastro, mantan Kapolda sumut Oegroseno, Panglima Kostrad Eddy Rahmayadi, dan Bupati Simalungun JR Saragih.
Nama-nama ini tidak begitu saja dimunculkan, Seolah ada perasaan rindu dari masyarakat Sumut pada umumnya, mengingat sejak reformasi dua produk Pilkada langsung dari kalangan sipil begitu mengecewakan karena terjerat kasus korupsi dan menjadi narapadina.
Selain itu, belum lagi kenyamanan dan keamanan daerah yang kian hari memprihatinkan karena tak ada jaminan keselamatan.
"Militer berhasil menempatkan kerinduan tersendiri di tengah masyarakat Sumut. Hal ini akibat dari citra sipil yang dianggap tidak berhasil memanfaatkan kesempatan," kata pengamat komunikasi politik Hendri Satrio seperti dimuat RMOLSumut.Com, Jumat (18/8).
Menurut Hendri, kerinduan masyarakat ini membuat kans dari kalangan militer di Sumut sangat besar.
"Apalagi kalau dari kalangan militer bisa merangkul sipil dan merakyat. Sekarang tinggal masyarakat Sumut lagi, apa sudah siap dipimpin militer kembali?" demikian Hendri.
[wid]
BERITA TERKAIT: