Pemda Diminta Bertahap Tutup Perlintasan Sebidang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 15 Juli 2017, 05:33 WIB
rmol news logo Perlintasan sebidang rel kereta api sudah seharusnya tidak ada lagi demi keselamatan lalu lintas.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro menilai bahwa perlintasan sebidang ini membahayakan, mengingat banyaknya jumlah kendaraan yang terserempet kereta api di perlintasan.

"Perlintasan sebidang sudah tidak boleh ada, saya menyebutnya perlintasan tidak resmi," ujar Edi di Jakarta, Jumat (14/7).

Namun begitu, Edi menilai bahwa tugas penutupan perlintasan sebidang bukan bagian dari tugas KAI, melainkan pemerintah daerah.

"Kami di sini sebagai operator, tapi kami tetap dukung. Ini tugasnya pemerintah, untuk nutup perlintasan sebidang," jelasnya.

Di satu sisi, ia memahami bahwa penutupan perlintasan sebidang bukan perkara mudah. Terlebih upaya ini juga membutuhkan biaya yang tak sedikit.

"Tentu akan dilakukan bertahap, karena perlintasan sebidang solusinya hanya dua, bangun flyover atau under pass," tandasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA