Dengan launching PPK BLUD BPSDMD, Gubernur Alex mengapresiasi BPSDMD Provinsi Sumsel.
"Saya mengapresiasi karena menerapkan PPK-BLUD yang pertama di Indonesia. Oleh karena itu, diklat ini jadikan impian yang besar, tekadkan agar menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia, baik dari fasilitas maupun sarana prasarana," tuturnya.
Di samping itu, lanjut Alex, dengan status tersbut (PPK-BLUD), diharapkan dapat memperluas jangkauan dan kewenangan. Dalam rangka meningkatkan kinerja sumber daya aparatur di lingkungan Provinsi Sumsel.
Melalui pendidikan dan pelatihan ini, orang nomor satu di Sumsel tersebut, mengharapkan akan melahirkan kepemimpinan taktikal yang berwawasan nasional dan juga mampu menjabarkan misi dan strategi intansi dalam bentuk program. Serta mampu mensinergikan seluruh stakeholder dalam rangka menciptakan pelayanan prima.
"Mudah-mudahan keberhasilan ini dapat menjadi pemicu dan sekaligus pemacu bagi instansi/SKPD lain," jelas Alex.
Sementara itu, Ketua Penyelenggara Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Sumsel Musni Wijaya melaporkan peserta diklat kepemimpinan Tingkat III berjumlah 76 orang pejabat dari kabupaten/kota. Diantaranya dari Kota Palembang satu orang, Kabupaten Muara Enim enam orang, OKU empat orang, OKU Timur 11 orang, dan OKU Selatan tiga orang.
Kemudian dari PALI tiga orang, Musi Banyuasin enam orang, Banyuasin empat orang, serta Empat Lawang 38 orang. Diklat kepemimpinan Tingkat III dilaksanakan dari 18 April sampai 29 Juli 2017.
[wah]
BERITA TERKAIT: