"Tidak ada tembak-tembakan," tegas kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto di lokasi kejadian.
Adapun motif sandera adalah pencurian dengan kekerasan. Yaitu dengan tindakan pemerasan.
Jelas Kapolda, dalam drama pembebasan, polisi berhasil menyita sebuah senjata api (senpi), telepon genggam, dan sebuah dompet, yang akan dijadikan sebagai barang bukti.
Diketahui, terjadi penyenderaan di rumah Asep Sulaeman, pensiuanan perusahaan ExxonMobil, di kawasan elit, Bukit Hijau IX, Pondok Indah, sekitar pukul 06.00 WIB. Selain Asep, istri (IS), seorang anak, dan anggota keluarga yang lain, ikut disandera oleh pelaku.
Sementara pelaku perampokan dan penyanderaan ada dua orang, yaitu berinisial AJ dan S. Kini keduanya sudah diamankan di Polda Metro Jaya.
[rus]