Pemilihan
e-voting dimulai 17-20 November 2015 di
www.e-ilunifhui.com. Sedangkan pemilihan langsung pada 21 November saat Munas Iluni FHUI di kampus FHUI Depok dengan menyertakan bukti foto/scan ijazah.
Tiga orang kandidat terpilih mewakili generasi berbeda, sehingga para alumni menyebutnya sebagai "pertarungan tiga generasi".
Ahmad Fikri Assegaf mewakili sosok senior karena berasal dari FHUI 1986, kemudian Andre Rahadian (FHUI 1991), dan ketiga Handa S Abidin (FHUI 2003). Dua kandidat Fikri dan Andre berlatar belakang advokat.
"Langkah awal yang akan dilakukan jika saya terpilih adalah mengumpulkan data para alumni dengan lengkap dan akurat. Ini penting sebagai tonggak untuk melaksanakan program-program utama kita," kata Handa yang bergelar Ph.D dari The University of Edinburgh School of Law di Inggris
Handa yang juga menjabat sebagai Direktur THALS Legal Specialist itu menawarkan 11 proker utama. Yaitu,
smartlaw directory, support reuni angkatan, mentor alumni, persiapan S2 dan S3 di luar negeri, email
subscription service,
ask Iluni FHUI,
giving to FHUI,
list of experts,
practitioner and lecturer research initiative, klinik hukum,
press release.
"Alumni FHUI itu banyak yang sukses di bidang hukum dan bidang yang sama sekali tidak berhubungan dengan hukum. Tinggal bagaimana menggabungkan kemampuan alumni yang ada sehingga bisa secara khusus memberikan manfaat bagi alumni FHUI," ungkap pria berusia 30 tahun yang sudah menulis lebih dari 50 jurnal hukum dan penelitian di media massa dan bukunya sudah diterbitkan di Amerika Serikat tersebut.
Dia mengaku dukungan datang dari semua kalangan alumni, angkatan 1965 hingga 2010-an. Termasuk tokoh dan pakar hukum perbankan Indonesia, Pradjoto (FHUI 1974).
Dukungan juga datang dari alumni FHUI Rahmat Bastian. "Saya yakin Handa bisa kerja cepat, energik, dan dinamis. Contohnya sederhana, sebelum usia 30 tahun telah dipercaya almamaternya di luar negeri mengemban gelar Doktor (Ph.D)," sebutnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: