Namun, potensi sumber daya alam yang begitu besar, itu harus dikelola dengan bijaksana. Jangan sampai karena tidak memiliki modal yang cukup, membuat kekayaan alam jatuh ke tangan bangsa lain. Karena itu pemerintah dituntut ekstra hati-hati sebelum menentukan pihak-pihak mana yang akan diberi izin pengelolaan sumber daya alam tersebut.
Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI Dr (H.C) Oesman Sapta Odang saat membuka Press Gathering Parlemen di Hotel Grand Mahaka, Pontianak, Kalbar, Jumat (23/10) malam.
Oso, begitu dia disapa, meminta wartawan untuk senantiasa mencermati dan turut mengawasi proses pembangunan di daerah. Ini perlu dilakukan semata-mata untuk menghindari jatuhnya kekayaan alam Indonesia ke tangan asing.
"Kita ini sangat kaya, dan sudah selayaknya masyarakat menikmati kesejahteraannya. Inilah yang diinginkan oleh empat pilar yaitu meningkatnya kesejahteraan bangsa Indonesia", katanya.
Ke depan, Oso berharap hubungan MPR dengan wartawan akan semakin harmonis. Caranya adalah silaturrahmi antara wartawan dengan MPR juga harus terus menerus dibina. Salah satunya melalui acara press gathering.
Harapan serupa dikemukakan Kepala Biro Humas MPR RI Ma'ruf Cahyono. Acara press gathering yang dilaksanakan hingga Minggu (25/10), kata Ma'ruf, bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dengan wartawan. Serta menjembatani kepentingan tugas MPR dalam melaksanakan sosialisasi empat pilar. Sehingga diharapkan empat pilar bisa sampai ke masyarakat hingga tahap aktualisasi.
[wah]
BERITA TERKAIT: