"Insya Allah, saya dan Pak Deddy Mizwar siap menghadapi gugatan," kata Aher kepada pers, Minggu malam (3/3).
Aher, sapaan dia, menyatakan siap menghadapi berbagai tuduhan yang disampaikan kepada dirinya saat proses pemilukada berlangsung. Aher membantah kemenangannya diperoleh dengan melakukan politik uang. Dia juga membantah telah menggunakan dana APBD untuk kampanye.
"Tidak ada bansos yang turun. Dana APBD untuk pesanteren belum turun. Bantuan desa baru satu persen saja yang turun. Di desa-desa itu pun belum tentu kami yang menang," tantangnya.
Sebaliknya, kata Aher lagi, justru pihaknya mengalami black campaign. Dia mengatakan wajar pasangan lain, termasuk Rieke-Teten, keberatan terkait pemilukada Jabar itu. Yang jelas dirinya juga punya keberatan terhadap lawan-lawannya.
"Saya juga ada keberatan, kandidat lain memobiliasasi kepala daerah tergantung partainya. Tapi saya bersyukur pemilukada berlangsung damai, " demikian Aher.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: