Didik J. Rachbini: 'Kumis' Membuat Warga Jakarta Stres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/muhammad-q-rusydan-1'>MUHAMMAD Q RUSYDAN</a>
LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN
  • Rabu, 06 Juni 2012, 21:53 WIB
Didik J. Rachbini: 'Kumis' Membuat Warga Jakarta Stres
Didik J. Rachbini/ist
RMOL. Konotasi kata "Berkumis" semakin ngetrend.  Setelah Hendardji mempopulerkannya, kini para cagub-cawagub pun ikut-ikutan mempopulerkannya.

Setelah cagub independen Faisal Basri mencukur klimis kumisnya karena berkumis konotasinya tidak berhasil. Cawagub Didik J. Rachbini pun ikut-ikutan menilai "kumis" sebagai hal yang membuat stres.

Dalam diskusi di Kampus Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Blok M, Jakarta, Didik J. Rachbini pun menilai saat ini Jakarta "Berkumis".

"Berdasarkan sebuah survei, hidup di Jakarta itu membuat stres," katanya, Rabu (6/6).

Masyarakat bisa stress karena saat ini Jakarta berantakan kumuh dan miskin. Dan kalau disingkat jadi 'Berkumis'. [arp]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA