Ketika ditanya oleh pemandu acara, kenapa ia mencukur kumisnya, Faisal menjawab dengan santai.
"Ini (arahan) dari tim sukses saya," kata Faisal yang berpasangan dengan Biem Benjamin di Pilkada mendatang.
Tim sukses, sambung Faisal meminta dirinya mencukur kumisnya karena berkumis konotasinya tidak berhasil.
Memang, belakangan, makna konotatif 'berkumis' semakin populer. Berkumis yang dimaksud adalah Jakarta yang berantakan, kumuh dan miskin.
Jakarta yang semrawut menurutnya karena pemimpinnya yang dibekingi parpol yang korup.
[arp]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: