Dengan Kain Merah, Ajid Akhiri Hidupnya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 16 November 2010, 21:15 WIB
Dengan Kain Merah, Ajid Akhiri Hidupnya
ilustrasi/ist
RMOL. Duda beranak satu ini bernama Cep Ajid (54). Dia yang warga Kampung Cibodas Pasar, Mekarwangi, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya membuat gempar, kemarin pagi.

Ya, Ajid nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tempatnya di rumah kakaknya, Hj Mariam di Kampung Cibodas Pasar. Diduga, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena frustasi. Karena setelah berpisah dengan istri dan anaknya Ajid hidup tanpa ada perhatian.

Informasi dihimpun menyebutkan Ajid yang kesehariannya berjualan pecel tidak jauh dari rumahnya itu, ditemukan tewas tergantung dengan menggunakan seutas tali kain warna merah oleh keponakannya, Ai Anih (22).

Kala itu Ai pulang dari pasar. Jam menunjuk pukul 09.30 WIB. Ai menuju kamar belakang, berniat untuk menjahit pakaian. Tiba disana dia tersentak kaget melihat Ajid tergantung dengan kain merah yang dibentuk menjadi tali di leher.

Ai berteriak minta tolong dan memberitahukan temuannya pada tetangga. Tak lama polisi yang dikontak sesepuh kampung datang. Evakuasi pun dilakukan.

Menurut Ai, sebelum pergi ke pasar, sejak jam 06.00 WIB hingga 08.00 WIB ia tidak melihat pamannya berada di rumah.

Sebelumnya Ajid pernah berumah tangga bahkan memiliki anak satu. Namun saat ini dia sudah bercerai. Nah, setelah menduda Ajid tinggal di rumah kakaknya.

Namun, selama ini Ajid sering mengeluh karena dagangnya merugi terus. Dan sempat curhat pada tetangga tentang istrinya yang telah menggugat cerai. [arp]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA