4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/tifani-5'>TIFANI</a>
OLEH: TIFANI
  • Senin, 13 April 2026, 18:57 WIB
4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba
Ilustrasi Penyakit saat Pancaroba (Sumber: Gemini Generated Image)
rmol news logo Sebagian wilayah di Indonesia telah memasuki pergantian musim atau pancaroba dari musim hujan ke kemarau. Musim pancaroba membuat kondisi cuaca tidak menentu, mulai dari suhu yang berubah drastis, kelembapan udara meningkat, hingga curah hujan yang datang tiba-tiba.

Kondisi tersebut dapat memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga seseorang lebih rentan terserang penyakit. Terlebih, lingkungan yang lembap dan perubahan suhu ekstrem menjadi tempat ideal bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak.

Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai dan melakukan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan selama musim pancaroba. Dikutip dari laman resmi Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berikut penyakit saat pancaroba yang patut diwaspadai.

1. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)

ISPA juga menjadi salah satu penyakit pancaroba. ISPA adalah infeksi yang terjadi pada sistem pernapasan. Melansir laman National Health Service (NHS), penyakit ini bisa menular antar-manusia melalui droplet orang yang terinfeksi. 

Ada beberapa jenis ISPA yang perlu diketahui. Pada saluran pernapasan atas, ISPA umumnya berbentuk flu, sinusitis, dan radang tenggorokan. Sementara pada saluran pernapasan bawah, ISPA bisa berbentuk bronkitis hingga pneumonia.

Ada beberapa gejala ISPA yang perlu diketahui antara lain:

  • batuk, bisa berdahak
  • bersin
  • hidung berair atau tersumbat
  • sakit tenggorokan
  • sakit kepala
  • nyeri otot dan sensi
  • sesak napas atau mengi
  • demam
  • tidak enak badan.

2. Influenza

Influenza merupakan salah satu penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paru-paru.

Melansir laman Center for Disease Prevention and Control (CDC), influenza bisa menimbulkan sejumlah gejala seperti berikut:

  • demam
  • batuk
  • sakit tenggorokan
  • hidung berair atau tersumbat
  • nyeri otot dan sendi
  • sakit kepala
  • rasa lemas

3. DBD

Demam berdarah dengue atau DBD marak terjadi saat musim pancaroba tiba. Tingginya curah hujan seringkali menimbulkan banyak genangan air. 

Hal ini menjadi tempat ideal nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Gejala DBD dalam skala ringan akan  muncul seperti flu dan demam tinggi yang naik turun. 

Sementara dalam skala berat, penyakit ini akan menyebabkan pendarahan serius. Penyakit pancaroba ini memiliki ciri-ciri khusus, yakni munculnya bintik merah di kulit.

Berikut beberapa gejala DBD yang perlu diwaspadai:

  • demam tinggi, bisa sampai 40 derajat Celcius
  • sakit kepala
  • nyeri otot dan sendi
  • mual dan muntah
  • sakit di belakang mata
  • ruam atau bintik-bintik merah.

4. Diare

Diare juga kerap menyerang kala musim pancaroba tiba. Melansir laman Healthline, kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi Rotavirus.

Bentuk feses yang encer menjadi salah satu gejala utama diare. Selain itu, diare juga bisa ditandai dengan:

  • mual dan muntah
  • sakit perut
  • perut kembung
  • intensitas buang air besar yang meningkat.rmol news logo article


EDITOR: TIFANI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA