Kondisi tersebut dapat memengaruhi daya tahan tubuh, sehingga seseorang lebih rentan terserang penyakit. Terlebih, lingkungan yang lembap dan perubahan suhu ekstrem menjadi tempat ideal bagi virus dan bakteri untuk berkembang biak.
Oleh karena itu, penting untuk mewaspadai dan melakukan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan selama musim pancaroba. Dikutip dari laman resmi Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berikut penyakit saat pancaroba yang patut diwaspadai.
1. Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA)
ISPA juga menjadi salah satu penyakit pancaroba. ISPA adalah infeksi yang terjadi pada sistem pernapasan. Melansir laman National Health Service (NHS), penyakit ini bisa menular antar-manusia melalui droplet orang yang terinfeksi.
Ada beberapa jenis ISPA yang perlu diketahui. Pada saluran pernapasan atas, ISPA umumnya berbentuk flu, sinusitis, dan radang tenggorokan. Sementara pada saluran pernapasan bawah, ISPA bisa berbentuk bronkitis hingga pneumonia.
Ada beberapa gejala ISPA yang perlu diketahui antara lain:
- batuk, bisa berdahak
- bersin
- hidung berair atau tersumbat
- sakit tenggorokan
- sakit kepala
- nyeri otot dan sensi
- sesak napas atau mengi
- demam
- tidak enak badan.
2. Influenza
Influenza merupakan salah satu penyakit menular yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paru-paru.
Melansir laman Center for Disease Prevention and Control (CDC), influenza bisa menimbulkan sejumlah gejala seperti berikut:
- demam
- batuk
- sakit tenggorokan
- hidung berair atau tersumbat
- nyeri otot dan sendi
- sakit kepala
- rasa lemas
3. DBD
Demam berdarah dengue atau DBD marak terjadi saat musim pancaroba tiba. Tingginya curah hujan seringkali menimbulkan banyak genangan air.
Hal ini menjadi tempat ideal nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Gejala DBD dalam skala ringan akan muncul seperti flu dan demam tinggi yang naik turun.
Sementara dalam skala berat, penyakit ini akan menyebabkan pendarahan serius. Penyakit pancaroba ini memiliki ciri-ciri khusus, yakni munculnya bintik merah di kulit.
Berikut beberapa gejala DBD yang perlu diwaspadai:
- demam tinggi, bisa sampai 40 derajat Celcius
- sakit kepala
- nyeri otot dan sendi
- mual dan muntah
- sakit di belakang mata
- ruam atau bintik-bintik merah.
4. Diare
Diare juga kerap menyerang kala musim pancaroba tiba. Melansir laman Healthline, kondisi ini umumnya disebabkan oleh infeksi Rotavirus.
Bentuk feses yang encer menjadi salah satu gejala utama diare. Selain itu, diare juga bisa ditandai dengan:
- mual dan muntah
- sakit perut
- perut kembung
- intensitas buang air besar yang meningkat.

BERITA TERKAIT: