Achmad Yurianto menerangkan, berdasarkan data hari ini jumlah laboratorium bertambah 41 unit, dari jumlah sebelumnya sebanyak 48 laboratorium.
"Sehingga (total) laboratorium yang saat ini telah aktif melaksanakan pemeriksaan sebanyak 89 laboratorium," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (29/4).
Lebih lanjut, Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) ini merinci, sebanyak 48 laboratorium berlokasi di berbagai rumah sakit di seluruh indonesia.
Termasuk juga, 15 laboratorium yang tersebar di berbagai perguruan tinggi.
"Kemudian ada 18 laboratorium di jejaring laboratorium kementerian kesehatan, ada 5 laboratorium di jejaring laboratorium kesehatan daerah, dan ada 3 yang berada di jajaran valepeteriner direktorat peternakan," jelasnya.
Adapun dari total 86.985 spesimen yang diperiksa dari sekitar 67.784 orang pasien, terdapat tanbahan kasus konfirmasi positif, kasus sembuh, dan juga kasus meninggal.
"Akumulasi positif sampai dengan saat ini adalah 9.771 orang, yang sudah sembuh 1.391 orang, sementara yang meninggal 784 orang," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: