Sebab katanya, peran pemerintah tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesadaran pembatasan kegiataan sosial atau (
social distancing) dari seluruh masyarakat Indonesia.
"Sekali lagi ingin kami sampaikan, supaya kita memahami bersama bahwa penyakit menular ini, khususnya Covid-19 basisnya adalah masyarakat," kata Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (25/3).
Oleh karena itu, ia mengajak semua masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga jarak. "Kami sangat berharap bahwa masyarakat bisa menjadi subjek dan objek dari upaya pencegahan penyakit ini," tutur Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini.
"Tidak mungkin bisa dikerjakan oleh satu sektor secara sendiri, tidak mungkin dikerjakan oleh beberapa sektor tanpa terkoordinasi, dan terintegrasi dan tanpa ada upaya yang kolaboratif di dalam penyelesaiannya," demikian Achmad Yurianto.
Hingga saat ini, tercatat jumlah pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 790 orang, 31 orang sembuh dan 58 meninggal dunia.
BERITA TERKAIT: