Pantauan
Kantor Berita Politik RMOL, sebelum masuk ke area stadion, setiap tenaga medis disemprot menggunakan disinfektan.
Begitupun saat mereka selesai diambil darahnya dan keluar dari stadion. Para tenaga medis ini kembali disemprot disinfektan oleh petugas untuk mengantisipasi penyebaran virus akibat berkumpul dengan orang banyak di dalam stadion.
Ratusan tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan analis di seluruh Rumah Sakit (RS) di Kota Bekasi hari ini memang dikumpulkan untuk diberi arahan oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen.
Selain diberikan arahan, mereka juga melakukan rapid test Covid-19 sebelum terjun ke lapangan melakukan door to door ke wilayah yang terdapat warga yang positif Corona.
"Sekalian kita melakukan simulasi latihan pagi ini sebelum siang nanti mereka ditugaskan ke tempat-tempat, ya tentunya objeknya adalah terduga ODP, PDP, dan tracking yang dari 15 yang dianggap di 8 kecamatan positif itu ada sekitar 770 orang," ucap Walikota Bekasi, Rahmat Effendi kepada wartawan, Rabu (25/3).
Dalam acara ini juga dihadiri oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko dan Dandim 0507/Bekasi, Kolonel Rama Pratama.
BERITA TERKAIT: