Kang Emil, begitu disapa Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya tengah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit juga TNI dalam mengonversi tempat untuk dijadikan rumah sakit darurat.
“TNI sedang bikin skenario kalau situasi terburuk hadir, barak-barak mana di pusdik-pusdik (pusat pendidikan) mana yang akan dikonversi untuk dijadikan rumah sakit darurat,†ucap Emil di Command Center, Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/3).
“Kalau di China kan daruratnya sampai gedung pameran dikonversikan menjadi kasur-kasur. Saya kira skenario itu sedang di kembangkan oleh tim di bawah binaan pak sekda sampai ke level fasilitas TNI,†tambahnya dilansir
Kantor Berita RMOLJabar.
Selain itu, Emil menilai, tidak ada kolerasi antara penambahan rumah sakit rujukan untuk pemeriksaan kesehatan atau tes corona. Sebab menurutnya, untuk tes corona hanya dilakukan di laboratorium kesehatan Jawa Barat.
“Kalau tes itu tidak ada hubungan dengan rumah sakit rujukan, kalau mau ngetes itu di Jawa Barat hanya satu, yaitu di labkes Jawa Barat yang bekerja sama dengan ITB dan Unpad. Jadi tidak harus memperbanyak rumah sakit rujukan,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: