“Untuk rombongan Pati estimasi tiba di K4 pagi ini jam 8 atau 9,” ujar Jurubicara KPK, Budi Prasetyo.
Sebelumnya, Budi membenarkan KPK telah mengamankan Sudewo dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ia menjelaskan tim KPK melakukan pemeriksaan secara intensif untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Sudewo.
“Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim KPK di Polres Kudus,” katanya.
Polres Kudus juga membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Sudewo oleh tim KPK usai OTT. Pemeriksaan dilakukan setelah tim lembaga antirasuah berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk menggunakan fasilitas ruang pemeriksaan.
“Benar, tim KPK berkoordinasi dengan Polres Kudus untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan dalam rangka pemeriksaan Bupati Pati. Alhamdulillah, pemeriksaan sudah selesai,” kata Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo di Mapolres Kudus.
Setelah pemeriksaan rampung, Sudewo langsung dibawa ke Semarang. Selanjutnya, politikus Partai Gerindra yang sempat didemo besar-besaran warga Pati lantaran kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen itu akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses hukum di Gedung Merah Putih KPK.
Kapolres menjelaskan pemeriksaan hanya dilakukan terhadap satu orang yakni Bupati Pati, dengan durasi hampir 1x24 jam.
“Hanya satu orang. Diperiksa (hari Selasa) kurang lebih hampir satu kali dua puluh empat jam, mulai pukul 03.30 sampai setelah Isya,” jelasnya.
Penyidik KPK keluar dari Polres Kudus sekira pukul 00.00 WIB. Bupati Sudewo yang mengenakan masker dan topi hitam tampak digelandang penyidik antirasuah menuju mobil sebelum diberangkatkan ke Semarang.
OTT di Pati dilakukan KPK pada Minggu, 18 Januari, yang diduga berkaitan dengan transaksi pidana korupsi terkait pengisian perangkat desa (perades). Operasi awal menyasar rumah Camat Jaken, Tri Agung Setiawan, sekitar pukul 22.00 WIB.
Dari lokasi tersebut, KPK mengamankan Camat Jaken Tri Agung Setiawan beserta sejumlah kepala desa dan perangkat desa. Camat Agung Setiawan termasuk yang diperiksa intensif oleh penyidik KPK di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, usai dicokok.
BERITA TERKAIT: