Dipimpin Firli, KPK Tetap Jihad Memberantas Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yelas-kaparino-1'>YELAS KAPARINO</a>
LAPORAN: YELAS KAPARINO
  • Minggu, 06 Juni 2021, 07:56 WIB
Dipimpin Firli, KPK Tetap Jihad Memberantas Korupsi
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri./Net
rmol news logo Polemik terkait Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan alih status kepegawaian di KPK dinilai kontraproduktif bagi masa depan lembaga tersebut. Karena itu, polemik tersebut harus segera diakhiri agar KPK dapat kembali fokus melakukan pemberantasan korupsi.

Menurut pengamat politik  Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Robby Patria, publik harus menaruh kepercayaan yang tinggi pada KPK karena sebagian besar pegawai di sana masih berkhidmat di lembaga yang berusia hampir dua dekade itu.

Sistem kerja KPK yang bertumpu pada tim juga diyakini tak akan menggerus kinerja lembaga meskipun ada sebagian kecil pegawai senior tak lolos TWK.

“Kita percaya kepada KPK karena ada lebih dari seribu anak bangsa yang bekerja menebarkan harapan bagi pemberantasan korupsi. Mereka terbiasa bekerja dalam tim yang solid dan bukan individual," ujarnya kepada redaksi, Minggu (6/6).

Robby juga menampik tudingan yang menyebut KPK di era Firli tak segarang dulu. Sebab, di era kepemimpinan Firli, dua menteri dalam kabinet Jokowi tertangkap dalam OTT yang dilakukan tim KPK.

Firli juga dinilai menorehkan lengkah penting seperti penguatan kerjasama penindakan dengan Polri. OTT Bupati Nganjuk sebulan lalu, misalnya, dilakukan oleh tim gabungan KPK dan Bareskrim Mabes Polri.

"Di bawah Firli, KPK tetap melakukan jihad memberantas korupsi. Saya yakin, jika kasus-kasus yang saat ini ditangani KPK berhasil dituntaskan, kepercayaan publik terkerek semakin tinggi lagi," tandasnya. rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA