Ketua KPK Agus Rahardjo menilai upaya yang dilakukan Polri tersebut sudah mengalami kemajuan yang signifikan.
Sejauh ini perkembangan kasus penyerangan Novel dinilai jalan ditempat.
"Kami apresiasi ada kemajuan yang cukup signifikan," Ujar Agus di kantornya jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/11).
Agus menambahkan sebelum Polisi merilis sketsa wajah, pihaknya berencana mengelar jumpa pers untuk menjelaskan perkembangan kasus tersebut. Jumpa pers itu rencananya dilakukan dua minggu lalu oleh lima pimpinan KPK.
"Saya menunggu sampai pimpinan lengkap, tetapi selalu pimpinan tidak lengkap," kata Agus.
Diketahui dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap Novel dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017 lalu didapat dari keterangan saksi yang diperiksa oleh Kepolisian.
Untuk mencari terduga, Polisi telah membentuk tim penyelidikan dan penyedikan dengan jumlah 167 orang lintas Polres, Polda, dan penyidik Mabes Polri.
Tak hanya itu, tim juga mendapat bantuan dari Australian Federal Police, serta Pusnafis Mabes Polri. Kerjasama ini untuk mengungkap pelaku yang didapat dari beberapa rekaman CCTV yang ada di TKP.
Adapun pada skesta pertama yang ditampilkan kepada awak media pada saat konferensi pers, merupakan pria dengan kulit gelap dan rambut pendek.
Kemudian pada sketsa kedua terlihat seorang pria dengan kulit putih dan rambut panjang.
[nes]