Aksi yang mengangkat tema "mimbar bebas ProDEM gayang korupsi" bertempat di gedung KPK baru, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/9), pukul 13.30 WIB.
ProDEM mengundang para pejuang kerakyatan dan seluruh kaum nasionalis cinta NKRI untuk dapat hadir pada aksi ini.
"Ayo berjuang bersama tuntaskan kasus korupsi demi kemajuan NKRI tercinta. Suarakan sikap kita terhadap korupsi. KPK jangan tebang pilih, tangkap adili penjarakan koruptor perusak NKRI," kata Sekretaris Jenderal ProDEM Satyo P dalam pesan elektroniknya.
Jelas Satyo, arah pemberantasan korupsi pasca reformasi 1998 berada di titik nadir. Berbagai kasus besar lama tidak kunjung tuntas, sementara kasus baru bermunculan.
Yang terbaru adalah skandal besar korupsi KTP elektronik KTP yang diduga merugikan negara trilunan rupiah.
Sementara itu, lanjut Satyo, perseteruan antara KPK dengan Pansus Angket DPR yang kian panas, membuka kotak pandora berbagai problem dan friksi di internal KPK, tetapi ironisnya problem pokok penuntasan KTP-el tidak terlihat cerah, malah menambah keruwetan menghabiskan energi publik dan melemahkan kinerja sinergitas antar lembaga negara di bidang pemberantasan korupsi.
"Semua ini dampaknya membuat rakyat makin putus asa," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: