"Sudah diamankan sekitar 70 orang dari 200 lebih yang kabur," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Guntur Aryo Tejo seperti dikutip
Antara.
Dia menjelaskan, sekitar 200 tahanan kabur setelah menyampaikan akumulasi kekecewaan melalui unjuk rasa. Para tahanan berteriak keluar dari kamar 2 B dan mendobrak salah satu pintu.
"Kekecewaan para tahanan terkait adanya pelayanan kurang optimal dari Lapas. Itu terkait isi kamar yang jumlah orang ada dalam satu kamar. Kapasitasnya 361 orang namun sudah diisi 1.800 orang," ujar Guntur.
Polisi sudah membentuk tim untuk memeriksa jalan-jalan yang kemungkinan dilalui tahanan dan menangkap tahanan yang ditemukan.
"Untuk di Rutan kita turunkan satu satuan setingkat kompi dari Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, 2 SSK Brimob Polda Riau, dan 1 SSK dari TNI," kata Guntur.
Dia menambahkan, dalam upaya pelarian, terdapat tahanan yang merampas sepeda motor milik warga, ada yang langsung menggunakan kendaraan yang diparkir atau merampasnya. Warga pun diimbau untuk waspada dan melapor ke kepolisian terdekat bila menemukan atau melihat orang yang mencurigakan.
[wah]
BERITA TERKAIT: