PGI: Hukuman Mati Tidak Memberi Ruang Manusia untuk Memperbaiki Diri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 13 Februari 2015, 20:53 WIB
PGI: Hukuman Mati Tidak Memberi Ruang Manusia untuk Memperbaiki Diri
Pdt. Andreas Yewangoe/net
rmol news logo Di tengah "rajinnya" negara menghukum mati para terpidana narkoba, Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) menyatakan berbeda pandangan dengan pemerintah.

PGI memandang hukuman mati tidak memberi kesempatan kepada manusia untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Pandangan PGI disampaikan oleh Ketua Majelis Pertimbangan, Pdt. Andreas Yewangoe, dalam jumpa pers di Kantor PGI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (13/2). Baca juga: Ini Alasan Kontras Desak Pemerintah Evaluasi Tata Cara Hukuman Mati

Menurut Andreas, fungsi hukuman pada dasarnya adalah supaya orang yang bersalah bisa memperbaiki kesalahannya dan di masa depan diterima oleh masyarakat beradab.

"Kalau seseorang dijatuhi hukuman mati, maka kesempatan untuk menjadi bagian dari masyarakat beradab tertutup untuk selama-lamanya," kata Andreas.

PGI tetap yakin, sebejat apapun moral sesorang akan bisa berubah lewat masa hukuman penjara di lembaga pemasyarakatan. Dengan begitulah ada peluang bagi orang yang bersalah tersebut untuk sadar dan masuk ke sebuah masyarakat yang beradab.

"Mesti percaya adanya kemungkinan seseorang dapat memperbaiki dirinya. Allah memberi ruang itu. Dan negara sebagai pelayan Allah, mestinya juga menciptakan ruang tersebut," terang Andreas.

Karena itu, PGI meminta negara menciptakan ruang kesempatan bagi terpidana mati untuk memperoleh kesempatan memperbaiki diri.

Selain itu, ditegaskan PGI bahwa penerapan hukuman bukanlah bertujuan membalas dendam.

"Kalau Alkitab berbicara mengenai keadilan, maka yang dimaksud bukan sekadar keadilan retributif atau keadilan distributif, melainkan keadilan kreatif. Itulah keadilan yang menciptakan ruang, kesempatan, peluang bagi adanya suatu perubahan," terang Andreas. [ald]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA