Eks Walikota: Aliran Dana APBD Tomohon Ngucur ke Partai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 17 September 2013, 21:45 WIB
Eks Walikota: Aliran Dana APBD Tomohon Ngucur ke Partai
Jefferson SM Rumajar/net
Kecil Besar
rmol news logo Bekas Walikota Tomohon, Sulawesi Utara, Jefferson SM Rumajar menyatakan ada aliran dana ke sejumlah partai dari korupsi penggunaan dana kas daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tomohon yang menjeratnya saat ini.

Pernyataan itu dilontarkan dia usai menjalani pemeriksaan lanjutan di depan kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (17/6) malam.

Kendati begitu, Jefferson mengaku tak tahu ke partai mana saja aliran dana tersebut mengalir. Dia berdalih, masalah penahanan dirinya yang menyebabkan dia tak mengetahui hal itu.

"Saya tidak tahu, karena kan saya sudah ditahan," kata dia.

Dalam pemeriksaan kali ini, dia juga mengaku penyidik menanyainya soal APBD Tomohon 2009-2010. Namun, kata dia, yang mengetahui soal penyalahgunaannya adalah bawahannya. Lagi-lagi alasan penahanan yang menjadi dalihnya.

Ia pun mengaku tak bisa memastikan ada keterlibatan politisi Partai Golkar serta Gubernur Sulawesi Utara dalam korupsi yang dilakukannya. Menurutnya, dirinya sudah memberikan data soal kewenangan pengambilan dana melalui tanda tangannya.

"Jadi ada staf. Staf nanti harus mempertangungjawabkan uang itu mengalir ke siapa-siapanya," tegasnya.

Dalam kasus itu, KPK sudah menetapkan Jefferson sebagai tersangka pada 2012 lalu. Jefferson diduga telah melanggar pasal 2 dan atau pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Jefferson juga diduga melakukan penyalahgunaan kewenangan dalam penggunaan dana kas Pemerinta Tomohon.

Kasus tersebut merupakan pengembangan kasus Jefferson yang sebelumnya. Dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada 10 Mei 2011, Jefferson divonis sembilan tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsidair dua bulan kurangan. Dia dianggap terbukti menyalahgunakan penggunan dana Pemkot Tomohon senilai total Rp 30,8 miliar dalam kurun 2006-2008. [rus]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA