Profil Dolly Parton, Queen of Country yang Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/tifani-5'>TIFANI</a>
OLEH: TIFANI
  • Jumat, 28 Agustus 2026, 16:40 WIB
Profil Dolly Parton, Queen of Country yang Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun
Ilustrasi Profil Dolly Parton (Sumber: IMDb)
Kecil Besar
rmol news logo Dolly Parton meninggal dunia pada Selasa (25/8/2026) di Nashville, Tennessee. Legenda musik country asal Amerika Serikat ini mengembuskan napas terakhir dalam usia 80 tahun setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker.
HUT RMOL news

Kabar meninggalnya Dolly Parton disampaikan pihak keluarga melalui akun Instagram pribadinya 

“Dolly Parton, ikon global dan sosok kemanusiaan yang dikenal dunia sebagai penyanyi, penulis lagu, filantropis, aktris, penulis drama, dan penulis yang dicintai, meninggal dunia dengan damai hari ini di Nashville, Tennessee. Ia berusia 80 tahun,” tulis akun Instagram Dolly Parton.

Kepergian Dolly meninggalkan warisan panjang di dunia musik sekaligus bidang filantropi yang telah ia bangun selama lebih dari enam dekade. Dolly Parton dikenal bukan hanya sebagai penyanyi country. 

Ia juga merupakan penulis lagu, aktris, produser, pebisnis, dan filantropis yang berhasil menjadikan kisah hidup serta akar budayanya di Tennessee sebagai bagian penting dari identitasnya.

Masa Kecil Dolly Parton

Dolly Rebecca Parton lahir pada 19 Januari 1946 di Tennessee, Amerika Serikat. Ia merupakan anak keempat dari 12 bersaudara dan tumbuh dalam keluarga sederhana di kawasan Pegunungan Great Smoky.

Masa kecilnya yang jauh dari kemewahan kemudian banyak memengaruhi karya-karyanya. Pengalaman hidup di tengah keluarga besar dan kondisi ekonomi yang terbatas menjadi sumber inspirasi bagi sejumlah lagu yang ia tulis.

Dolly sudah menunjukkan ketertarikan terhadap musik sejak usia sangat muda. Ia mulai bernyanyi di gereja dan tampil di berbagai acara lokal. 

Pada usia sekitar 10 tahun, ia bahkan telah tampil di televisi lokal. Ketika berusia 13 tahun, Dolly mendapat kesempatan tampil di Grand Ole Opry, salah satu panggung paling bergengsi dalam sejarah musik country. 

Penampilannya saat itu diperkenalkan oleh legenda musik Johnny Cash.

Awal Karier Musik Dolly Parton

Setelah lulus SMA pada 1964, Dolly pindah ke Nashville untuk mengejar impiannya menjadi musisi. Pada awalnya, ia lebih banyak bekerja sebagai penulis lagu sebelum kemudian mendapatkan kesempatan untuk tampil sebagai penyanyi.

Kariernya mulai berkembang setelah ia bergabung dengan label musik dan memperoleh perhatian melalui karya-karya yang ditulisnya. Album debutnya, Hello, I'm Dolly, dirilis pada 1967 dan menjadi awal perjalanan panjangnya sebagai salah satu penyanyi country paling berpengaruh.

Pada periode yang sama, Dolly juga mulai dikenal luas melalui kolaborasinya dengan penyanyi country Porter Wagoner. Keduanya tampil bersama dalam program televisi The Porter Wagoner Show dan menghasilkan sejumlah lagu populer.

Kolaborasi tersebut membantu memperkenalkan nama Dolly kepada khalayak yang lebih luas. Namun, pada akhirnya Dolly memilih mengembangkan karier solonya dan membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri sebagai bintang utama.

Sepanjang kariernya, Dolly Parton dikenal sebagai salah satu penulis lagu paling produktif dalam musik populer. Ia diperkirakan telah menulis sekitar 3.000 lagu, dengan sejumlah karyanya menjadi lagu klasik lintas generasi.

Salah satu lagu paling terkenalnya adalah "Jolene", yang dirilis pada 1973. Lagu tersebut bercerita tentang seorang perempuan yang memohon kepada perempuan lain bernama Jolene agar tidak merebut pasangannya.

Selain "Jolene", Dolly juga menulis "I Will Always Love You", lagu yang awalnya ia tulis sebagai perpisahan profesional dengan Porter Wagoner. Lagu tersebut kemudian direkam kembali oleh Dolly dan mencapai kesuksesan besar.

Popularitas "I Will Always Love You" semakin mendunia setelah Whitney Houston membawakannya untuk film The Bodyguard pada 1992. Versi Houston kemudian menjadi salah satu lagu paling sukses dalam sejarah musik populer.

Lagu lain yang turut memperkuat reputasi Dolly antara lain "9 to 5" dan "Coat of Many Colors". Kesuksesan Dolly tidak berhenti di dunia musik, ia juga membangun karier sebagai aktris dan tampil dalam sejumlah film populer.

Salah satu film yang paling dikenal adalah 9 to 5 yang dirilis pada 1980. Dolly tidak hanya membintangi film tersebut bersama Jane Fonda dan Lily Tomlin, tetapi juga menyanyikan lagu tema berjudul sama.

Lagu "9 to 5" kemudian menjadi salah satu karya Dolly yang paling sukses dan memperlihatkan kemampuannya menyeberang dari pasar country ke musik pop. Dolly juga tampil dalam film seperti Steel Magnolias dan sejumlah proyek televisi. 

Kemampuannya sebagai entertainer membuat popularitasnya melampaui industri musik country. Dolly Parton menikah dengan Carl Dean pada 1966 setelah keduanya berpacaran selama sekitar dua tahun. 

Pernikahan tersebut menjadi salah satu hubungan terlama di kalangan selebritas Amerika Serikat. Berbeda dari Dolly yang menjadi pusat perhatian publik, Carl Dean dikenal sangat menjaga privasi dan jarang tampil mendampingi istrinya dalam acara publik.

Keduanya tetap bersama selama hampir enam dekade hingga Carl Dean meninggal dunia pada 3 Maret 2025 dalam usia 82 tahun. Dolly kemudian tetap mengenang suaminya dalam berbagai kesempatan. Karier panjang Dolly Parton membuatnya menerima berbagai penghargaan bergengsi. 

Ia memenangkan 11 Grammy Awards dan mendapatkan Grammy Lifetime Achievement Award. Ia juga menerima berbagai penghargaan dan pengakuan di bidang musik serta hiburan. 

Dolly bahkan tercatat sebagai anggota Country Music Hall of Fame dan Rock and Roll Hall of Fame, menegaskan pengaruhnya yang melampaui genre country. Pengakuan tersebut memperlihatkan posisi Dolly sebagai salah satu figur penting dalam sejarah musik Amerika.

Di luar musik dan film, Dolly Parton juga dikenal sebagai pengusaha sukses. Salah satu bisnis yang paling lekat dengan namanya adalah Dollywood, taman hiburan di Tennessee.

Dolly mengambil bagian dalam pengembangan taman tersebut pada 1980-an dan kemudian mengubahnya menjadi Dollywood. Tempat tersebut berkembang menjadi salah satu destinasi hiburan terkenal di Tennessee sekaligus menjadi bagian dari warisan Dolly di daerah asalnya.

Bagi Dolly, bisnis bukan sekadar sumber kekayaan. Ia juga menjadikannya sarana untuk membuka lapangan pekerjaan dan membantu perkembangan ekonomi masyarakat di kawasan tempat ia dibesarkan.

Dedikasi Dolly Parton di Bidang Filantropi

Warisan Dolly Parton juga sangat kuat dalam bidang kemanusiaan. Ia mendirikan Dollywood Foundation yang kemudian menjalankan berbagai program pendidikan dan sosial.

Salah satu program paling terkenalnya adalah Imagination Library, program literasi yang memberikan buku gratis kepada anak-anak. Program tersebut berkembang secara internasional dan telah mendistribusikan ratusan juta buku kepada anak-anak.

Dolly juga dikenal aktif mendukung penelitian medis. Pada 2020, ia menyumbangkan 1 juta dollar AS untuk penelitian COVID-19 di Vanderbilt University Medical Center. Dana tersebut kemudian ikut mendukung penelitian yang berhubungan dengan pengembangan vaksin Moderna.

Ia juga pernah terlibat dalam bantuan untuk korban kebakaran hutan di Tennessee serta berbagai kegiatan sosial lainnya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: TIFANI

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA