Alih-alih menunggu jadwal rilis resminya di platform
streaming Paramount+ pada 9 Oktober 2026 mendatang, warganet justru digemparkan oleh beredarnya film tersebut dalam durasi penuh secara ilegal.
Awal Mula Kebocoran
Tragedi kebocoran masif ini bermula pada akhir pekan lalu, tepatnya pada Minggu, 12 April 2026. Sebuah akun di platform X dengan username @ImStillDissin menjadi dalang kericuhan dengan mengunggah video yang berisi keseluruhan tayangan film animasi tersebut.
Dalam unggahannya, pemilik akun tersebut mengklaim bahwa pihak Nickelodeon telah melakukan kesalahan fatal dengan secara tidak sengaja mengirimkan file film utuh kepadanya melalui surat elektronik (email).
Namun, spekulasi lain merebak tajam; rumor kuat menyebutkan bahwa insiden ini erat kaitannya dengan skandal peretasan yang sedang menimpa jaringan keamanan internal Nickelodeon.
Meski pihak X telah bergerak cepat untuk menghapus unggahan asli tersebut karena melanggar hak cipta, potongan-potongan klip film terlanjur menyebar luas di X dan berbagai platform media sosial lainnya.
Sang pembocor bahkan membeberkan bahwa tautan film durasi penuh ini juga telah menembus dan bocor di forum
4Chan.
Tidak berhenti sampai di situ, @ImStillDissin melontarkan ancaman terang-terangan: jika Paramount tidak segera merilis
trailer resmi dalam beberapa hari ke depan, ia akan menyiarkan langsung film tersebut sembari bermain gim Peggle Deluxe.
Bocoran PlotLantas, apa saja yang terungkap dari bocoran film berdurasi penuh tersebut? Bagi para penonton, visual para karakter kesayangan seperti Aang, Katara, Sokka, Toph, dan Zuko digambarkan sudah tumbuh jauh lebih dewasa.
Plot utama film ini mengambil latar waktu setelah akhir cerita dari versi serial animasinya, dengan nuansa kisah yang dinilai lebih berat dan mendalam.
Dalam petualangan kali ini, Tim Avatar diceritakan harus menjelajahi dunia roh untuk meredakan kekacauan besar. Kekacauan ini dipicu oleh kemunculan Tagah, sosok antagonis baru yang diduga kuat memiliki koneksi misterius dengan siklus Avatar di masa kuno.
Selain itu, sang pembocor juga menyingkap sebuah detail menarik mengenai Toph, si Pengendali Tanah tunanetra, yang akan digambarkan sedang menyukai seorang pria di dalam plot film ini.
Insiden ini tentu menjadi pukulan telak bagi pihak rumah produksi dan Paramount. Kini, publik dan para penggemar hanya bisa menanti respons resmi serta langkah mitigasi Paramount dalam menyikapi kebocoran masif ini menjelang jadwal tayang perdananya di bulan Oktober nanti.
BERITA TERKAIT: