Padahal, film tersebut dijadwalkan tayang resmi pada Oktober 2026 mendatang. Kontroversi ini mencuat setelah seorang pengguna X dengan username @ImStillDissin angkat bicara.
Ia mengaku menerima versi lengkap film tersebut melalui email dari Nickelodeon. Pengakuan itu disampaikan pada Minggu (12/4/2026) dan langsung memicu perhatian warganet.
Tak berselang lama, film berdurasi 98 menit itu mulai beredar luas di X. Unggahan awal dari akun tersebut kemudian ditakedown.
Kini muncul keterangan bahwa media telah dinonaktifkan akibat laporan pemilik hak cipta. Meski begitu, konten film tersebut sudah terlanjur tersebar luas.
Sejumlah akun lain diketahui mengunggah ulang potongan hingga versi penuh film tersebut. Kebocoran ini juga mengungkap kemunculan karakter penting dalam cerita.
Selain itu, terdapat petunjuk mengenai versi lebih dewasa dari tim Avatar. Film Avatar The Legend of Aang: The Last Airbender rencananya dirilis eksklusif di Paramount+.
Disutradarai oleh Lauren Montgomery, film ini menghadirkan sejumlah pengisi suara baru. Kisahnya akan mengikuti perjalanan Aang, Sokka, dan Katara setelah peristiwa serial aslinya.
BERITA TERKAIT: