Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya di KTT BRICS, New Delhi, India, Sabtu, 12 September 2026.
Pada kesempatan itu, Prabowo mendorong negara-negara anggota BRICS memperkuat ketangguhan dan kemandirian nasional agar tidak mudah didikte oleh kekuatan mana pun.
"Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri. Kami tidak ingin didikte oleh satu atau dua kekuatan mana pun. Kita harus tangguh agar benar-benar menjadi bangsa yang mandiri,” tegasnya.
Menurut Prabowo, fondasi dari ketangguhan itu dimulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat, menjamin pasokan energi, mendidik generasi muda, hingga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk hidup sejahtera.
Karena itu, BRICS didorong untuk terus memperkuat kerja sama di sektor-sektor yang berdampak langsung terhadap ketangguhan negara anggotanya, salah satunya energi.
“Kami sedang menghubungkan sistem energi dan memperkuat ketahanan energi di seluruh kawasan kami demi menggerakkan ekonomi dan membangun ketangguhan jangka panjang,” kata Prabowo.
BERITA TERKAIT: