Melalui unggahan di platform X, Kedutaan Besar Iran di Turki menyarankan agar Eropa mencabut sanksi terhadap Iran agar mereka dapat memasok pendingin ruangan (AC) dan berbagai peralatan penyejuk udara.
Iran menyatakan siap mengekspor berbagai jenis AC dan peralatan penyejuk udara ke Eropa.
"Kami memiliki keahlian, kapasitas produksi, dan siap membantu jika Eropa juga siap membantu dirinya sendiri," demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip Sabtu, 4 Juli 2026.
Teheran juga mengeklaim bahwa meski telah bertahun-tahun dikenai sanksi, mereka berhasil mengembangkan dan memproduksi AC menggunakan teknologi dalam negeri.
"Iran telah berhasil mengembangkan dan memproduksi sendiri pendingin ruangan dengan teknologi dalam negeri. Kami memiliki keahlian, kapasitas produksi, dan siap membantu—jika Eropa juga bersedia membantu dirinya sendiri," lanjutnya.
Gelombang panas yang melanda Eropa disebut para ahli sebagai salah satu yang terparah yang pernah tercatat di kawasan tersebut. Suhu di sejumlah wilayah bahkan melampaui 40 derajat Celsius.
Dampaknya, sedikitnya 3.700 kematian berlebih telah tercatat di Prancis, Belgia, dan Belanda. Otoritas setempat memperingatkan bahwa jumlah korban tersebut masih bersifat sementara dan kemungkinan masih akan terus bertambah.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: