Kendaraan Hias Burung Enggang Pukau Ratusan Ribu Pengunjung Festival Bambuco

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 03 Juli 2026, 12:58 WIB
Kendaraan Hias Burung Enggang Pukau Ratusan Ribu Pengunjung Festival Bambuco
Kendaraan hias bertema Burung Enggang khas Kalimantan di karnaval Festival Nacional Bambuco en San Juan y San Pedronke-65 di Kota Neiva, Kolombia (Foto: KBRI Bogota)
rmol news logo Kendaraan hias bertema Burung Enggang khas Kalimantan yang dihadirkan KBRI Bogota sukses memukau lebih dari 300 ribu pengunjung dalam karnaval Festival Nacional Bambuco en San Juan y San Pedronke-65 di Kota Neiva, Kolombia, pada akhir Juni lalu.

Mengutip laporan KBRI Bogota, Jumat, 3 Juli 2026, Burung Enggang menarik perhatian masyarakat setempat karena memiliki kemiripan dengan burung Toucan yang hidup di Kolombia, meskipun keduanya berasal dari famili yang berbeda.

Penampilan kendaraan hias Indonesia semakin memukau dengan kehadiran Tim Kesenian KBRI Bogota yang beranggotakan 15 orang bersama sekitar 50 anak-anak lokal yang mengenakan kebaya dan seragam pencak silat. 

Sepanjang rute karnaval lebih dari tiga kilometer, mereka membawakan tarian rakyat Indonesia dengan iringan lagu Sajojo, Poco-Poco, Tabola Bale, Goyang Tobelo, dan Tamang Pung Kisah. 

Duta Besar RI untuk Kolombia, Tatang Budie Utama Razak, turut memimpin delegasi sekaligus berjoget bersama rombongan sehingga semakin menghidupkan suasana.

Menurut Dubes, pemilihan tema Kalimantan bertujuan menampilkan keberagaman budaya serta kekayaan flora dan fauna Indonesia agar semakin dikenal oleh masyarakat Kolombia.

“Selain itu, kita ingin memperlihatkan bahwa meskipun Indonesia dan Kolombia terpisah jarak geografis yang sangat jauh, namun kedua negara ini memiliki banyak kemiripan. Tentu hal ini menarik untuk diketahui oleh publik Kolombia, dan banyak hal yang dapat digali lebih lanjut melalui kerja sama di berbagai bidang," tambah Dubes.

Indonesia menjadi satu-satunya negara asing yang berpartisipasi dalam Festival Bambuco 2026 setelah menerima undangan sebagai Pais Invitado (Negara Undangan) dari Gubernur Provinsi Huila. 

Selain mengikuti karnaval, Tim Kesenian KBRI Bogota juga beberapa kali tampil di panggung budaya nasional dan internasasional untuk mempromosikan seni, budaya, dan pariwisata Indonesia. 

Di sela kunjungan ke Neiva, Dubes RI turut menandatangani dua kesepakatan kerja sama di bidang pendidikan dan pertukaran budaya antara KBRI Bogota dengan Universidad Nacional Abierta y a Distancia (UNAD) Zona Selatan serta Jaringan Universitas Provinsi Huila.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA