Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah mengatur pelaksanaan agenda tersebut di hari yang sama dengan pelantikan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) demi efisiensi waktu dan efektivitas penyelenggaraan.
"Untuk efektivitas, (penyerahan surat kepercayaan oleh Dubes) kita rencanakan di hari yang sama ya (Senin, 8 Juni 2026)," ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.
Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa penyerahan surat kepercayaan para duta besar dan pelantikan pejabat negara merupakan dua agenda berbeda yang memiliki tata protokol tersendiri.
Karena itu, pelaksanaannya tetap akan mengikuti mekanisme dan aturan kenegaraan yang berlaku.
"Kalau forum pelantikannya kan tentu berbeda, gitu. Pelantikan pejabat negara dengan penyerahan kredensial dari para duta besar negara sahabat," jelasnya.
Agenda penerimaan surat kepercayaan ini menjadi sorotan setelah diplomat senior sekaligus mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, mengungkap adanya sejumlah calon duta besar negara sahabat yang masih menunggu kesempatan untuk menyerahkan kredensial kepada Presiden.
Menurut Dino, kondisi tersebut perlu segera dituntaskan karena berkaitan dengan citra dan kredibilitas diplomasi Indonesia.
"Saya dapat info bahwa ada 17 calon Dubes asing yang sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih menunggu waktu untuk memberikan surat kepercayaan kepada Presiden," tulis Dino melalui akun X pribadinya.
Dia juga mengungkapkan bahwa sebagian diplomat tersebut telah menunggu hingga delapan bulan sebelum dapat menjalani proses akreditasi resmi.
Menanggapi hal itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa proses penyerahan surat kepercayaan berjalan secara bertahap sesuai kedatangan para diplomat.
"Saat itu (November 2025) semua yang pending sudah diserahkan credential-nya. Terus setelah itu, ya dari November sampai sekarang. Datangnya bertahap, prosesnya juga bertahap," jelasnya.
Sugiono juga memastikan hubungan dan komunikasi Indonesia dengan negara-negara sahabat tetap berlangsung baik meskipun sebagian duta besar belum menyerahkan kredensial secara formal.
"Saya sudah ketemu dengan sebagian besar dari mereka, walaupun tidak dalam suasana yang formal. Tetapi menurut saya, dengan segala rasa hormat, kerja sama itu tetap berjalan dengan baik, hubungan dan komunikasi juga berjalan dengan baik," tegasnya.
BERITA TERKAIT: