Dewan Komisaris Pertamina Pastikan Fasilitas Energi di Bali Andal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Senin, 01 Juni 2026, 16:22 WIB
Dewan Komisaris Pertamina Pastikan Fasilitas Energi di Bali Andal
Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan dan Komisaris Laode Sulaiman. (Foto: Dok. Pertamina)
rmol news logo Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) melakukan peninjauan langsung ke Integrated Terminal (IT) Manggis di Karangasem, Bali. Kegiatan management walkthrough ini digelar untuk memastikan keandalan fasilitas operasi dan stabilitas pasokan energi di wilayah Pulau Dewata dan sekitarnya.

Sebagai terminal terbesar di Bali, IT Manggis memegang peran yang sangat kritikal karena berfungsi sebagai terminal hub bagi terminal-terminal lain di kepulauan Nusa Tenggara.

Terminal yang berdiri di atas lahan seluas 17 hektar ini bertanggung jawab mendistribusikan berbagai produk BBM mulai dari Pertalite, Pertamax, BioSolar, Marine Fuel Oil (MFO), hingga Marine Diesel Fuel (MDF).

Pasokan dari IT Manggis disalurkan ke 148 SPBU, 54 Pertashop, 2 Agen Premium dan Minyak Solar (APMS), 2 SPBU Nelayan (SPBUN), SPBU Kompak, hingga sektor industri. Sementara untuk sektor gas, distribusi LPG menyasar ke 16 SPPBE PSO, 4 SPPBE NPSO, serta 2 sektor industri.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan menegaskan, IT Manggis memiliki tugas strategis dalam menjaga mata rantai ketahanan energi nasional. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini menekankan pentingnya menjaga keandalan operasional dengan tetap memprioritaskan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

"HSSE adalah license to operate. Tidak ada kompromi terhadap keselamatan pekerja, keamanan fasilitas, maupun perlindungan lingkungan hidup. Awareness terhadap aspek safety, mitigasi risiko emergency response, dan perlindungan lingkungan harus terus ditingkatkan," ujar Iwan Bule dalam keterangannya, Senin, 1 Juni 2026.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan fasilitas Jetty 1 di IT Manggis. Fasilitas baru ini diharapkan mampu meningkatkan fleksibilitas operasi, mempercepat bongkar muat, memangkas risiko antrean kapal, serta memperkuat efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Selain itu, kesiapsiagaan darurat melalui koordinasi dengan stakeholder maritim juga wajib diuji secara berkala.

"Saya mengapresiasi dedikasi seluruh perwira yang terus menjaga operasi berjalan lancar. Bangun budaya safety dan disiplin operasional dengan sinergi yang kuat. IT Manggis harus terus meningkatkan keandalannya untuk menjadi terminal yang aman, modern, dan berstandar kelas dunia," tegasnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, turut hadir jajaran Dewan Komisaris Pertamina lainnya, antara lain Condro Kirono, Raden Adjeng Sondaryani, Nanik S. Deyang, Heru Pambudi, serta Laode Sulaiman yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).

Senada, Laode Sulaiman ikut memberikan apresiasi atas kesiapan lini operasi Pertamina di Bali yang dinilai andal, baik dari sisi ketersediaan stok maupun kelancaran distribusi.

"Tantangan utama operasional di IT Manggis salah satunya adalah faktor cuaca. Namun, saya melihat tantangan itu berhasil diatasi dengan sangat baik oleh para perwira di lapangan melalui berbagai mitigasi yang terukur," kata Laode. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA