Airlangga Ungkap Harapan Prabowo agar BRICS Serap Produk Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 07 Juli 2025, 15:47 WIB
Airlangga Ungkap Harapan Prabowo agar BRICS Serap Produk Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu, 6 Juli 2025/Sekretariat Presiden RI
rmol news logo Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan harapan strategis agar negara-negara anggota BRICS dapat membuka pasar lebih luas bagi produk-produk Indonesia.

Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai mendampingi Presiden Prabowo dalam rangkaian sidang KTT BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada Minggu waktu setempat, 6 Juli 2025.
 
Airlangga menyoroti salah satu poin penting dalam Leaders Declaration BRICS. Pada poin kedua dinilai sangat relevan bagi Indonesia, yang sedang menghadapi dinamika ekonomi global. 

“Yang kedua adalah mempromosikan peace and security, international stability, dan deepening international economy, trade, dan financial cooperation. Nah, poin kedua ini menjadi penting bagi Indonesia di tengah ketidakpastian," ujar Menko Airlangga. 

Berkaitan dengan poin tersebut, Airlangga mengatakan bahwa Presiden RI telah menyampaikan harapan agar negara-negara BRICS dapat menyerap produk asal Indonesia. 

"Kita punya BRICS yang diharapkan bisa juga untuk menyerap pasar dari produk-produk Indonesia,” ujar Airlangga.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa deklarasi pemimpin BRICS juga menegaskan komitmen terhadap isu perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan yang adil dan inklusif. 

Dalam hal ini, transisi energi dan pembangunan hijau harus memperhatikan prinsip keadilan bagi negara-negara berkembang.

“Kemudian yang ketiga tentu terkait dengan climate change dan promoting sustainable, yang fair and inclusive development,” imbuhnya.

Adapun poin keempat dalam Leaders Declaration menyangkut penguatan kemitraan dalam bidang pembangunan manusia, sosial, dan kebudayaan, yang dinilai penting oleh Indonesia untuk memperkuat transformasi sosial antarnegara BRICS.

“Yang keempat adalah partnership for promotion, human, social, and cultural development. Nah itu outcome dari Leaders Declaration,” tutup Airlangga.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA