Menurut keterangan pihak berwenang setempat, bus yang mengangkut 24 penumpang itu hendak menuju ke kota Demnate, di provinsi tengah Azilal.
Saat melintasi sebuah tikungan curam, minibus itu tiba-tiba terbalik, dan membuatnya jatuh ke dasar jurang. Kendaraan itu hancur total.
"Semua penumpang tewas," kata Direktur Rumah Sakit Demnate, Youssef Makhloufi, seraya melaporkan bahwa setidaknya dua wanita dan seorang anak termasuk di antara para korban.
Otoritas setempat saat ini tengah memulai penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti dari kecelakaan ini dan mulai menguburkan para korban.
Seperti dimuat
Malaymail, Senin (7/8), ada laporan awal dari seorang pekerja LSM lokal, Omar Majjane, yang menyebut bahwa minibus tersebut diduga tidak memiliki izin yang sah, yang menjadi masalah serius bagi penduduk daerah pegunungan, terutama di Provinsi Azilal.
Kecelakaan lalu lintas dikabarkan sering terjadi di jalan-jalan Maroko dan negara-negara Afrika Utara lainnya yang menyebabkan ribuan kematian setiap tahun.
Menurut catatan dari Badan Keselamatan Jalan Nasional, ada sekitar 3.500 kasus kematian di jalanan dan sekitar 12.000 orang cedera setiap tahunnya di Maroko, dengan rata-rata 10 kematian terjadi di setiap hari di negara itu.
Faktor seperti transportasi tidak resmi dan kondisi jalan yang kurang baik menjadi salah satu penyebab utama dari tragedi-tragedi memilukan yang terus berulang di negara itu.
BERITA TERKAIT: