Hal itu disampaikan oleh Komando Pertahanan Matsu Angkatan Darat Taiwan dalam konferensi pers, seperti dimuat
Focus Taiwan pada Senin (15/5).
Menurut laporan tersebut, puing-puing balon yang ditemukan memiliki karakter tulisan khas China yang disederhanakan.
"Perusahaan Teknologi Meteorologi Shanghai Chang Wang dan radiosonde digital GTS12" kata yang tertulis di atas balon.
Tulisan China dan Taiwan dapat dengan mudah dibedakan. Sebab Beijing menggunakan karakter yang telah disederhanakan, sementara warga Taipei masih menggunakan tipe yang kompleks atau tradisional.
Tentara Taiwan akan menyelidiki lebih lanjut puing-puing itu dan berencana untuk terus meningkatkan patroli untuk memantau dengan cermat pergerakan di sekitar pangkalan militer.
Kendati demikian, komando pertahanan Taiwan belum memberikan informasi yang lengkap terkait lokasi dan waktu penemuan balon cuaca.
Dugaan program balon China telah menarik perhatian masyarakat internasional setelah balon mata-mata yang dicurigai terlihat dan ditembak jatuh oleh AS di wilayah udara Amerika pada 4 Februari lalu.
China membantah dugaan mata-mata dan mengatakan bahwa balon itu adalah pesawat sipil yang digunakan untuk penelitian meteorologi dan telah terbang keluar jalur.
BERITA TERKAIT: