AS: Jika Berani Bantu Rusia, China Harus Tanggung Konsekuensinya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Jumat, 03 Maret 2023, 17:12 WIB
AS: Jika Berani Bantu Rusia, China Harus Tanggung Konsekuensinya
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken/Net
rmol news logo Kebijakan China dalam menanggapi perang antara Rusia dan Ukraina terus menjadi sorotan sekutu Barat, terutama Amerika Serikat (AS).

Pasalnya, China tidak mengikuti jejak Barat untuk menjatuhkan sanksi ekonomi dan memilih tetap menjalin hubungan dekat dengan Rusia.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bahkan mengatakan Beijing saat ini tengah mempertimbangkan untuk memasok senjata ke Rusia.

Blinken menegaskan jika China sampai benar-benar mengirimkan senjata ke Rusia, maka AS akan merespons dengan memberikan konsekuensi yang berat.

"China sedang mempertimbangkan untuk memasok senjata ke Rusia, saya mengatakan itu akan menjadi masalah serius dalam hubungan kami dengan China, dan akan ada akibatnya," ujarnya dalam konferensi pers di pertemuan para Menlu G20 di New Delhi pada Kamis (2/3).

Blinken juga menegaskan kembali dukungan Washington untuk proposal perdamaian Ukraina.

Di sela-sala rapat, Blinken mengkonfirmasi telah mengadakan pertemuan bilateral dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov untuk mendesak Moskow kembali melaksanakan perjanjian New START.

Pertemuan itu merupakan pertemuan tatap muka pertama antara keduannya di tahun 2023, setelah sempat bertemu dalam KTT G20 di Bali akhir tahun lalu.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA