Kurangi Emisi Karbon, Provinsi Hainan China Berencana Larang Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 25 Agustus 2022, 15:18 WIB
Kurangi Emisi Karbon, Provinsi Hainan China Berencana Larang Penjualan Mobil Berbahan Bakar Fosil
Mobil-mobil di jalanan China/Net
rmol news logo Pemerintah China khususnya di Provinsi Hainan akan menjadi wilayah pertama yang melarang penjualan mobil bertenaga bensin dan diesel untuk menekan emisi karbon yang mempengaruhi perubahan iklim.

Pemerintah setempat mengumumkan rencana tersebut akan direalisasikan pada tahun 2030. Sebagai gantinya, mereka akan mempromosikan kendaraan listrik dengan keringanan pajak dan perluasan jaringan pengisian daya.

“Pada 2030, seluruh provinsi akan melarang penjualan kendaraan berbahan bakar fosil,” ungkap pejabat provinsi Hainan dalam perilisan Rencana Implementasi Puncak Karbon pada Rabu (24/8).

Dalam upaya mengembangkan zona nol emisi, provinsi Hainan berencana memenuhi 45 persen kendaraanya dengan kendaraan listrik pada tahun 2030 mendatang.

Seperti dikutip dari Stuff News, wacana pelarangan muncul setelah China dilanda musim panas terkering dan terpanas dalam beberapa dasawarsa akibat perubahan iklim yang ekstrim.

Oleh sebab itu, partai komunis China tengah mempromosikan mobil listrik untuk membantu membersihkan kota-kota yang dilanda kabut asap dan mendifersivikasi produk otomotifnya.

Tahun lalu, China telah menyumbang lebih dari setengah penjualan mobil listrik global. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA