Pemerintah setempat mengumumkan rencana tersebut akan direalisasikan pada tahun 2030. Sebagai gantinya, mereka akan mempromosikan kendaraan listrik dengan keringanan pajak dan perluasan jaringan pengisian daya.
“Pada 2030, seluruh provinsi akan melarang penjualan kendaraan berbahan bakar fosil,†ungkap pejabat provinsi Hainan dalam perilisan Rencana Implementasi Puncak Karbon pada Rabu (24/8).
Dalam upaya mengembangkan zona nol emisi, provinsi Hainan berencana memenuhi 45 persen kendaraanya dengan kendaraan listrik pada tahun 2030 mendatang.
Seperti dikutip dari
Stuff News, wacana pelarangan muncul setelah China dilanda musim panas terkering dan terpanas dalam beberapa dasawarsa akibat perubahan iklim yang ekstrim.
Oleh sebab itu, partai komunis China tengah mempromosikan mobil listrik untuk membantu membersihkan kota-kota yang dilanda kabut asap dan mendifersivikasi produk otomotifnya.
Tahun lalu, China telah menyumbang lebih dari setengah penjualan mobil listrik global.
BERITA TERKAIT: