Ketika Putin Tak Mengakui Negara Ukraina, Bagaimana Kata Sejarah?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Kamis, 25 Agustus 2022, 09:57 WIB
Ketika Putin Tak Mengakui Negara Ukraina, Bagaimana Kata Sejarah?
Presiden Rusia Vladimir Putin/Net
rmol news logo Presiden Rusia Vladimir Putin sudah menyatakan ketidaksepakatannya terkait gagasan negara Ukraina, dan menyebut tidak ada dalam sejarah terkait kemerdekaan Ukraina.

Menurut Putin, Ukraina merupakan temuan dari Vladimir Lenin. Lantaran pemimpin Bolshevik itu memberi Ukraina otonomi dalam Uni Soviet, yang belakarangan secara keliru memberi Ukraina rasa kenegaraan.

"Ukraina modern sepenuhnya diciptakan oleh Rusia, lebih khusus oleh Bolshevik, Rusia komunis," kata Putin, seperti dikutip The New York Times, Kamis (25/8).

Politik identitas dan nasionalisme Ukraina telah lama mengganggu Rusia sejak zaman tsar feodal sebelum Revolusi Rusia. Sebanyak orang Rusia memandang Ukraina sebagai saudara bangsa.

Ukraina dan Rusia berbagi akar sejarah lewat Kievan Rus, sebuah kerajaan abad pertengahan yang didirikan oleh Viking pada abad ke-9.

Tapi realitas sejarah Ukraina rumit, sejarah seribu tahun perubahan agama, perbatasan, dan masyarakat. Ibukotanya, Kyiv, didirikan ratusan tahun sebelum Moskow, dan baik Rusia maupun Ukraina mengklaimnya sebagai tempat kelahiran budaya, agama, dan bahasa modern mereka.

Sejarah dan budaya Rusia dan Ukraina memang saling terkait. Mereka memiliki agama Kristen Ortodoks yang sama, dan bahasa, adat istiadat, dan masakan nasional mereka terkait.

Bagian dari Ukraina modern memang berada di dalam kekaisaran Rusia selama berabad-abad. Ukraina Timur, yang berada di bawah pengaruh Rusia jauh lebih awal daripada barat, masih memiliki banyak penutur bahasa Rusia dan orang-orang yang setia kepada Moskow.

Tetapi bagian lain di barat berada di bawah yurisdiksi kekaisaran Austro-Hungaria, Polandia atau Lituania.

"Argumen Putin hari ini bahwa Ukraina secara historis dimasukkan oleh Rusia tidak benar," kata Ketua Grup Eurasia, Cliff Kupchan.

Putin juga berpendapat bahwa mitos Ukraina diperkuat oleh runtuhnya pemerintahan Soviet Mikhail Gorbachev, yang memungkinkan Ukraina terlepas dari genggaman Moskow. Moskow yang lemahlah yang "memberi" Ukraina hak untuk merdeka dari Uni Soviet "tanpa syarat dan ketentuan apa pun".

Tapi bukan Moskow yang memberikan kemerdekaan Ukraina pada tahun 1991. Rakyat Ukraina, yang memilih untuk meninggalkan Uni Soviet dalam referendum demokratis. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA