Peringatan itu disampaikan kedutaan lewat situs resminya, dengan menyebut adanya kemungkinan peningkatan serangan militer Rusia ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang, sekitar Hari Kemerdekaan Ukraina yang jatuh pada 24 Agustus.
"Departemen Luar Negeri memiliki informasi bahwa Rusia sedang meningkatkan upaya untuk melancarkan serangan terhadap infrastruktur sipil dan fasilitas pemerintah Ukraina dalam beberapa hari mendatang," kata kedutaan, seperti dikutip
Reuters, Rabu (24/8).
"Kedutaan Besar AS mendesak warga AS untuk meninggalkan Ukraina sekarang menggunakan pilihan transportasi darat yang tersedia secara pribadi, jika aman untuk melakukannya," lanjut kedutaan.
Pemerintah Ukraina sendiri telah melarang perayaan publik di ibukota Kyiv selama peringatan kemerdekaan, dengan alasan meningkatnya ancaman serangan.
Larangan juga diadopsi di berbagai kota, termasuk kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, dan kota pelabuhan Mykolaiv.
BERITA TERKAIT: