
Inggris telah mengeluar banyak bantuan untuk Ukraina. Bahkan, Inggris termasuk negara pertama yang mengirimkan senjatanya untuk Ukraina selama invasi Rusia berlangsung. Meski demikian, Inggris tidak siap dan tidak harus terlibat secara terbuka dalam konflik Ukraina-Rusia.
Menteri Luar Negeri Inggris dan calon Perdana Menteri Liz Truss mengungkapkan pandangannya itu dalam acara debat televisi yang disiarkan
BBC. Ia juga menilai tidak tepat untuk mengirim Angkatan Laut Kerajaan ke Laut Hitam untuk mengawal kapal gandum.
"Saya tidak siap jika Inggris terlibat langsung dalam konflik. Kami telah melakukan sebanyak yang kami bisa," katanya
Inggris ikut mendukung upaya pembukaan koridor gandum Ukraina yang dalam beberapa hari ke depan akan mulai berjalan setelah suksesnya penandatanganan kesepakatan oleh Rusia-Ukraina yang dimediasi PBB dan Turki.
Inggris juga ikut membantu dengan menyediakan layanan asuransi angkatan laut untuk transportasi gandum Ukraina, meskipun Ukraina bukan negara anggota NATO.
"Dan karena Ukraina bukanlah negara anggota NATO maka tidak pantas untuk secara langsung melibatkan pasukan atau sumber daya Inggris," kata Truss.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: