Van yang ditumpangi para imigran itu jatuh di perbatasan utara Nuevo Leon pada Selasa (19/7). Belum jelas apa yang menjadi pemicu kecelakaan ini.
Korban tewas yang teridentifikasi merupakan gadis dari Honduras, sementara korban lainnya belum diketahui kewarganegaraannya.
Pihak imigrasi mengatakan pihaknya akan memberikan visa kemanusiaan dan jenazah dari korban tewas akan dikembalikan ke negara asal mereka.
Para penduduk mulai resah atas penyelundupan imigran gelap ini. Sebab para imigran dikabarkan sering menyebabkan kekacauan dengan menyerang, merampok dan mengancam para penduduk setempat.
Penduduk Kota Frontera Comalapa pada Senin (18/7) diketahui sempat menghalangi agen-agen tersebut pergi dengan memblokir jalan raya setempat dan menangkap tiga agen imigrasi Meksiko.
Para penduduk yang marah ini menuntut agar pihak Garda Nasional dan tentara bisa memerangi operasi penyelundupan migran yang terus merajalela di negaranya.
Pasalnya para imigran sering ditemukan di dalam truk barang atau bus dan sering mengalami kecelakaan dengan menewaskan puluhan imigran imbas dari kelebihan muatan.
BERITA TERKAIT: