Menteri Luar Negeri Togo Robert Dussey mengumumkan pembukaan Konsulat Jenderal di Dakhla ketika melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Maroko Nasser Bourita di Rabat pada Selasa (7/6).
"Langkah ini mencerminkan sekali lagi dukungan terus-menerus dari Republik Togo untuk keutuhan wilayah Kerajaan Maroko dan ikatan kuat yang menyatukan dua kepala negara, Yang Mulia Raja Mohammed VI dan saudaranya, Yang Mulia Tuan Faure Gnassingbé, Presiden Republik Togo," kata Dussey, seperti dikutip
MAP News.
Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pembicaraannya dengan timpalannya dari Maroko, Dussey memuji upaya PBB untuk menyelesaikan sengketa Sahara, dengan menyebutnya sebagai solusi yang realistis, praktis dan langgeng.
Untuk itu, Dussey mendorong untuk dihormatinya norma dan prosedur dalam tubuh Uni Afrika.
Sementara itu, Bourita memuji posisi Togo yang konsisten menghormati keutuhan wilayah Kerajaan dan menyambut baik keputusan negara itu untuk membuka konsulat jenderal di Dakhla.
"Keputusan ini merupakan sumber kepuasan bagi semua orang Maroko, mencerminkan dukungan terus-menerus dari Republik Togo untuk kedaulatan Kerajaan dan integritas nasional dan teritorialnya," tandas Bourita.
BERITA TERKAIT: