Laporan dari pemerintah per Kamis (14/4) menunjukkan, 86 korban jiwa berada di Baybay, Provinsi Leyte yang rawan longsor. Sedangkan 236 orang lainnya terluka.
"Operasi pencarian, penyelamatan, dan pengambilan akan berlanjut," kata unit infanteri Angkatan Darat Filipina di Baybay melalui Facebook.
Megi adalah topan pertama tahun ini yang melanda Filipina. Menghantam pada Minggu (10/4), Megi memiliki kecepatan angin hingga 65 kilometer per jam, dengan hembusa hingga 80 kilometer per jam sebelum hilang.
Badai Megi juga membuat lebih dari 162 ribu penduduk terpaksa tinggal di pusat-pusat evakuasi, dan 41 ribu lainnya tinggal bersama kerabat.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: