Data dari badan bencana nasional per Rabu (13/4) menunjukkan, lebih banyak korban ditemukan ketika tim penyelamat menggali longsoran lumpur dengan di desa-desa yang terdampak.
Akhir pekan kemarin, pihak berwenang menyebut sedikitnya 47 orang meninggal dan 27 lainnya hilang ketika banjir dan longsor menghantam Provinsi Leyte.
Tiga orang juga ditemukan tewas di Provinsi Negros Oriental dan tiga di pulau utama selatan Mindanao.
Sementara dikutip
Associated Press, lebih dari 100 orang terluka.
Badai Megi yang menghantam Filipina telah memicu banjir dan longsor di Provinsi Leyte, Leyte Selatan, dan Biliran sejak Minggu (10/4).
Ratusan petugas penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak. Sementara jalan dan jembatan ikut hancur, menyulitkan proses penyelamatan.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: